sewa ambulance

dan

Tips untuk Freelancer Menjaga Kesehatan dan Memilih Asuransi

Apapun profesi atau pekerjaan yang dimiliki, kesehatan merupakan hal utama yang perlu selalu diperhatikan. Maka tak heran jika asuransi kesehatan menjadi salah satu dari fasilitas yang ditawarkan oleh sebuah perusahaan bagi para karyawannya, tapi bagaimana dengan para freelancer atau pekerja lepas?

Bagi Anda yang merupakan freelancer atau pernah merasakannya, tentu sudah mengalami keuntungan dan kekurangannya, termasuk dalam hal kesehatan. Untuk itu, agar tetap bisa memiliki kondisi tubuh yang optimal, berikut beberapa tips agar kesehatan para freelancer tetap terjaga dan juga terjamin.

Kesehatan perlu jadi prioritas seorang freelancer

Meski terlihat menyenangkan, menjadi freelancer tidak selamanya mudah atau menguntungkan. Bagi Anda yang mungkin baru akan memulai karier, menjadi freelancer pasti masuk ke dalam pertimbangan.

Dilansir dari laman Foundation of Young Australian, beberapa hal yang perlu benar dipikir matang-matang di antaranya sebagai berikut.

Kelebihan

  • Waktu fleksibel

    Kesempatan untuk memiliki work-life-balance lebih besar sehingga mudah menghindari stres yang juga dapat mempengaruhi kesehatan.

  • Lebih dinamis atau tidak membosankan

    Salah satu keluhan yang dimiliki pekerja kantoran adalah rasa bosan yang juga dapat mempengaruhi kesehatan. Namun, sebagai freelancer Anda dapat bekerja dengan beberapa perusahaan atau klien sehingga sering bertemu orang baru, pengalaman berbeda, dan akan banyak mempelajari hal baru.

Kekurangan

  • Tidak ada jaminan kerja

    Hal ini merupakan risiko terbesar menjadi freelancer. Sebuah pekerjaan yang sedang dijalani dapat sewaktu-waktu berhenti tanpa ada pemberitahuan sebelumnya. Hal ini juga tidak jarang dapat berdampak pada kesehatan karena Anda mengalami stres.

  • Tidak mendapat fasilitas kesehatan

    Salah satu hal yang merugikan bekerja sebagai freelancer adalah keuntungan dalam hal jaminan kesehatan. Oleh karena itu, kesehatan menjadi salah satu prioritas utama yang perlu diperhatikan freelancer.

Menjadi seorang freelancer berarti berbagai hal harus Anda lakukan secara pribadi, termasuk dalam memastikan kesehatan tetap terjaga. Ikuti tips berikut ini agar Anda tidak mudah jatuh sakit dan tetap dapat bersemangat bekerja.

Apa saja tips agar kesehatan para freelancer tetap terjaga dan terjamin?

Waktu bekerja para freelancer memang fleksibel, tetapi hal ini pula yang terkadang membuat jam kerja tidak teratur. Jika tidak mengatur jadwal dengan baik, bukan tidak mungkin kesehatan Anda menjadi terganggu.

Untuk itu, berikut beberapa tips yang dapat membantu Anda para pekerja lepas agar tetap bugar dan menurunkan risiko berbagai gangguan kesehatan.

Mengonsumsi makanan sehat dan seimbang secara teratur

Perbanyak makan buah dan sayur serta protein yang rendah lemak. Anda juga perlu mengonsumsi berbagai jenis sumber makanan. Per harinya, tubuh memerlukan berbagai jenis nutrisi sehingga usahakan untuk tidak mengonsumsi jenis makanan yang itu-itu saja.

Selain itu, Anda sebagai freelancer yang peduli kesehatan dapat mempertimbangkan untuk melakukan beberapa hal ini setiap kali makan:

  • Membatasi asupan lemak trans
  • Makan ikan 2-3 kali dalam seminggu
  • Pilih hidangan yang diolah dengan cara direbus, kukus, atau panggang
  • Mengurangi asupan garam dan gula
  • Makan dengan teratur dan mengatur porsinya
  • Minum air yang banyak

Menjaga berat badan dengan tetap aktif secara fisik

Menjadi freelancer berarti Anda dapat melakukan pekerjaan tanpa harus keluar rumah. Hal ini yang seringkali menyebabkan Anda jadi kurang bergerak apalagi berolahraga.

Usahakan untuk tetap aktif secara fisik. Manfaatkan waktu fleksibel yang Anda miliki untuk berolahraga. Meluangkan waktu bersama keluarga juga bisa menjadi jalan lain untuk beraktivitas sekaligus sebagai cara untuk mengurangi stres.

Memastikan waktu tidur yang cukup

Kurang tidur dapat dengan mudah meningkatkan tingkat stres yang buruk bagi kesehatan termasuk pada freelancer. Hindari menggunakan peralatan kerja seperti laptop atau smartphone sebelum mendekati waktu tidur karena dapat mempengaruhi kualitas istirahat Anda.

Pertimbangkan mengambil asuransi kesehatan untuk freelancer

Sebenarnya, Anda dapat mendapatkan rencana asuransi kesehatan kapan saja. Tidak perlu khawatir meski penghasilan mungkin tidak tetap. Berbagai asuransi kesehatan menawarkan pilihan yang dapat menyesuaikan dengan kemampuan dan kondisi untuk para freelancer.

Salah satu contohnya adalah asuransi berbasis syariah yang dapat menutupi berbagai biaya pengobatan mulai dari menginap, dokter, hingga obat-obatan.

Memiliki karier sesuai minat dan waktu fleksibel seringkali membuat seseorang memilih untuk menjadi freelancer daripada pekerja kantoran. Agar tetap dapat merasa aman dan nyaman saat menjadi freelancer, selalu jaga dan prioritaskan kesehatan serta jamin dengan asuransi kesehatan yang sesuai kebutuhan dan kondisi Anda.

The post Tips untuk Freelancer Menjaga Kesehatan dan Memilih Asuransi appeared first on Hello Sehat.

Vitamin dan Mineral yang Penting untuk Ibu Hamil

Menjalani pola makan yang sehat penting untuk semua orang. Namun ketika hamil, kecukupan nutrisi menjadi sangat mendesak karena pertumbuhan janin akan sangat bergantung pada bagaimana status nutrisi Mums. Inilah mengapa perlu memahami nutrisi mana yang paling Mums butuhkan dan dari mana bisa mendapatkannya. Ssssttt, Mums yang sedang program hamil juga penting lho mengetahuinya. Terus scroll down, ya.

Kenapa Nutrisi Sangat Penting selama Hamil?

Sejak pembuahan terjadi hingga saatnya si Kecil dilahirkan, begitu banyak proses krusial yang terjadi dalam tubuh Mums. Apa yang bisa mendukung proses itu agar bisa berjalan lancar? Jawabannya: nutrisi.

Ya, nutrisi adalah pilar utama untuk mendukung pertumbuhan serta perkembangan otak, mencukupi berat badan janin, serta mengurangi berbagai risiko kerusakan otak. Nutrisi pula yang menjamin kesehatan Mums agar tidak sampai mengalami defisiensi zat besi (anemia), mengalami keluhan kehamilan, serta berisiko mengalami komplikasi serius.

Sayangnya, banyak ibu hamil yang tidak berhasil memenuhi kebutuhan nutrisi hariannya selama kehamilan. Inilah sebabnya ibu hamil perlu mengonsumsi suplemen yang mengandung vitamin dan mineral penting untuk kehamilan secara rutin. Jika dijabarkan, berikut adalah vitamin dan mineral yang wajib Mums penuhi selama hamil:

1. Asam folat

Berbicara tentang nutrisi kehamilan, yang satu ini pasti akan dianjurkan pertama kali. Asam folat merupakan bentuk sintetis dari vitamin B9, yang keberadaannya dibutuhkan oleh setiap sel dalam tubuh untuk pertumbuhan dan perkembangan yang sehat. Dan berdasarkan beberapa penelitian, kecukupan asam folat pada wanita saat menjalani program hamil dan selama hamil dapat mencegah kelainan jantung dan cacat lahir pada bayi, seperti bibir sumbing.

Tak hanya itu, asam folat juga berfungsi untuk:

  • Mencegah anemia.
  • Pembentukan dan pemeliharaan sel baru.
  • Pembentukan sel selama kehamilan.
  • Pembentukan DNA & RNA, dua organel sel yang menjadi dasar awal kehidupan.
  • Mencegah neural tube defect, yakni mengurangi risikonya sampai 60-70%.

2. Vitamin D3

Provitamin D terdapat pada kulit dan dengan bantuan sinar matahari akan diubah menjadi vitamin D3. Nah, ada satu fakta mengejutkan tentang vitamin ini, yaitu nyaris semua orang kekurangan vitamin D3! Bahkan, bagi kita yang tinggal di negara tropis dengan matahari bersinar sepanjang tahun. Padahal, vitamin ini banyak sekali perannya untuk metabolisme tubuh secara keseluruhan.

Beberapa peran penting vitamin D3 adalah:

  • Membantu penyerapan kalsium.

  • Mendukung kinerja saraf, otot, dan sistem imunitas.

  • Membantu pertumbuhan gigi. Perlu Mums tahu, walau masa pertumbuhan gigi si Kecil berlangsung saat ia sudah lahir, sebenarnya tahap pertama pembentukan gigi sudah dimulai sejak usia kehamilan 6 minggu, lho.

  • Selain gigi, vitamin D3 berperan untuk pembentukan tulang bayi, termasuk tulang tengkorak dan rangka.

  • Mempertahankan kehamilan. Vitamin D3 menginduksi perubahan imunologi yang mencegah ibu hamil mengalami keguguran.

3. Zat besi

Selain vitamin, mineral sama pentingnya. Zat mineral yang utama untuk dipenuhi oleh Mums selama hamil adalah zat besi karena tubuh membutuhkannya untuk memproduksi hemoglobin, protein di dalam sel darah merah yang mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh. Kebutuhan zat besi selama hamil hingga pasca-melahirkan meningkat karena alasan berikut ini:

  • Untuk pembentukan sel darah merah pada janin.
  • Adanya peningkatan volume darah selama kehamilan.
  • Cadangan zat besi pasti kurang dalam tubuh sebelum hamil karena berbagai faktor, seperti pola makan yang tidak cukup dan seimbang atau karena sehabis sakit.
  • Mengalami keadaan hiperemesis gravidarum (mual-muntah berlebihan) dan sedang mengandung janin lebih dari satu.
  • Kehilangan darah pada saat melahirkan, yang berpotensi menyebabkan anemia.

Defisiensi zat besi nyatanya bukan hal sepele dan bukan hanya menimbulkan anemia. Inilah beberapa risiko serius bagi Mums maupun janin akibat kekurangan nutrisi yang satu ini:

  • Mengalami infeksi.

  • Kelelahan parah.

  • Persalinan prematur.

  • Berat badan lahir rendah.

Baca juga: Tinggi Vitamin C, Bolehkah Bayi Makan Nanas?

4. Kalsium

Berbicara tentang pertumbuhan tulang dan gigi janin, tak bisa dipisahkan dari kalsium. Sama seperti zat lainnya, kebutuhan kalsium meningkat pada saat kehamilan karena janin sangat membutuhkannya untuk pembentukan tulang dan gigi. Namun jangan salah, kalsium juga memegang peran penting untuk pembentukan jantung, otot, dan saraf.

Selain untuk janin, Mums pun membutuhkan asupan kalsium karena berisiko mengalami penurunan kepadatan tulang (osteoporosis).

5. DHA

Docosahexaenoic acid (DHA) adalah bagian dari asam lemak omega-3, yang merupakan pembentuk membran sel otak dan retina mata. Sekitar 60% dari massa otak, terdiri dari lemak (lipid) dan DHA merupakan komponen terbanyak penyusun massa otak.

Asam lemak ini tidak diproduksi dalam tubuh, sehingga kecukupannya sangat tergantung dari bagaimana asupan nutrisi Mums. Dan sayangnya, tidak semua vitamin kehamilan mengandung DHA, sehingga Mums perlu berkonsultasi dengan dokter kandungan untuk diresepkan vitamin hamil dengan kandungan DHA.

Kecukupan DHA yang dimulai sejak si Kecil di dalam rahim, nyatanya akan menguntungkannya hingga ia dewasa, lho. Pasalnya, DHA mendukung perkembangan optimal otak, mata, sistem kekebalan tubuh, dan sistem saraf.

Lalu pada trimester ketiga, perkembangan otak berada dalam tahap finalisasi, sehingga asupan DHA benar-benar diutamakan. Jika defisiensi DHA terjadi, masalah yang bisa timbul adalah depresi pasca-persalinan.

Baca juga: Penyebab Bibir Pecah-Pecah, Benarkah Kurang Vitamin?

Berbedakah Multivitamin untuk Ibu Hamil dan Multivitamin Biasa?

Tentu saja berbeda. Vitamin prenatal adalah kombinasi berbagai jenis vitamin yang memang diformulasikan khusus sesuai kebutuhan ibu hamil. Jadi jika dibandingkan dengan multivitamin pada umumnya, kandungan vitamin dan mineral dalam vitamin prenatal memang dapat membantu memenuhi kebutuhan Mums selama hamil.

Dari sekian banyak pilihan, Folamil mengandung berbagai nutrisi mikro untuk membantu memenuhi nutrisi Mums selama hamil hingga menyusui. Dalam kemasan kapsul lunak dan tidak berbau amis, Folamil Gold dan Folamil Genio mengandung komposisi vitamin dan mineral yang lengkap. Dengan pola makan sehat dan mengonsumsi vitamin prenatal secara teratur, mulai dari fase awal kehamilan, nutrisi Mums dan janin pun selalu cukup dan seimbang! (AS)

Baca juga: Berkenalan dengan Beta-Karoten, Vitamin A yang Aman untuk Ibu Hamil

Sumber:

American Pregnancy. Pregnancy Vitamins.

Self. Vitamins and Minerals During Pregnancy.

Mayo Clinic. Pregnancy Week by Week.

Kenali Tipe dan Cara Mendidik Anak yang Tepat

Setiap anak jelas berbeda-beda. Cara mendidiknya pun begitu, tergantung dari usia, kepribadian, minat, bakat, dan kebutuhan. Kenali tipe dan cara mendidik anak yang tepat agar si Kecil bisa tumbuh dan berkembang dengan baik yuk, Mums!

Kunci Mendidik Anak secara Tepat

Sebelumnya, Mums dan Dads harus memahami dulu 3 hal paling mendasar dari mendidik anak, yaitu:

  • Memberikan instruksi yang jelas dan tepat.
  • Memberikan contoh yang baik.
  • Bersabar dan mau melakukan semuanya secara bertahap.

Untuk mengembangkan kemampuan anak, semuanya butuh waktu dan kesabaran. Namun bila Mums dan Dads merasa bahwa si Kecil mungkin punya masalah gangguan perilaku, segeralah mengunjungi dokter anak untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Baca juga: Selain Menyenangkan, Ada Banyak Manfaat Mendongeng untuk Anak

Mendidik Anak Lewat Metode ‘Telling’ (Memberi tahu)

Metode ini digunakan bila Mums ingin memberikan instruksi kepada si Kecil. Bila ia termasuk tipe pendiam dan bisa fokus pada satu hal dalam waktu lama, metode ini mungkin lebih cocok untuknya.

Agar si Kecil segera memahami tujuan yang Mums sampaikan, inilah langkah-langkah yang harus dilakukan:

  • Berikan instruksi hanya ketika ia sedang memperhatikan. Panggil namanya dan ajak ia untuk memandang Mums ketika diajak berbicara.
  • Meskipun tidak umum di keluarga Asia, tidak ada salahnya memosisikan diri agar sama tinggi dengan tubuh si Kecil. Misalnya, Mums bisa berbicara sambil duduk atau berjongkok di depan si Kecil yang sedang berdiri. Selain tidak akan membuat lehernya pegal karena harus mendongak, sosok Mums tidak akan terlalu menakutkan baginya.
  • Matikan TV dan singkirkan dulu semua gawai.
  • Gunakan kalimat pendek dan sederhana agar ia cepat paham. Tanya dulu untuk mengecek pemahaman si Kecil. Bila ia masih tampak bingung, ulangi lagi pelan-pelan instruksi Mums.
  • Gunakan suara yang jelas dan tenang.
  • Bila perlu, tambahkan gerakan tangan untuk mencontohkan yang Mums ingin si Kecil lakukan.
  • Secara bertahap, kurangi memberi instruksi secara detail bila ia sudah mulai lebih baik memahami apa yang Mums minta.
  • Mums bisa memberikan contoh tambahan. Misalnya, mengajarkan si Kecil cara mencuci tangan yang benar lewat buku bergambar.

Bagaimana bila anak tidak mau menuruti Mums? Penyebabnya bisa jadi:

  • Anak masih tidak memahami instruksi yang Mums berikan.
  • Anak tidak punya kemampuan untuk melakukan permintaan Mums.
  • Penyebab lain, seperti bosan, sedang tidak mood, sedang ngambek, dan lain-lain.

Agar si Kecil tidak merasa diperintah, variasikan dengan permintaan tolong atau ajakan untuk melakukan hal tersebut bersama-sama. Bila ia mampu melakukan permintaan Mums, jangan lupa puji dirinya dan ucapkan terima kasih.

Mendidik Anak Lewat Metode ‘Showing’ (Menunjukkan)

Banyak yang bilang metode ini paling efektif untuk mengajar anak balita. Mereka masih lebih banyak mengandalkan indra visual. Makanya, mereka dianggap sebagai peniru yang hebat, terutama saat melihat orang dewasa di sekitar mereka bersikap.

Mums dan Dads bisa meminta si Kecil melakukan sesuatu dengan memberi contoh. Misalnya, cara membereskan mainan atau melempar bola saat bermain. Dengan mencontohkannya beberapa kali, anak akan mudah mengingat cara melakukannya.

Tidak hanya mencontohkan dengan gerakan tubuh, Mums juga bisa menambahkan dengan nada suara dan ekspresi untuk menambah keterampilan bersosialisasinya. Misalnya, mengangguk saat setuju, memandang wajah lawan bicara saat dipanggil dan diajak mengobrol, hingga tersenyum.

Bila si Kecil diam saja saat diberikan sesuatu yang bagus, Mums bisa memberi contoh cara berterima kasih. Misalnya ketika ia diberikan mainan oleh tantenya, Mums bisa mengatakan, Terima kasih Tante untuk mainannya. Yuk, bilang juga sama Tante, Dek.”

Cara mendidik anak dengan metode ini adalah dengan langkah-langkah berikut:

  • Pastikan anak memperhatikan Mums.
  • Awali dengan mengajak anak untuk melihat contohnya terlebih dahulu. Lalu secara bertahap, ajak anak untuk mengikuti kegiatan tersebut.
  • Setiap langkah, Mums bisa mengatakan, “Lihat, begini caranya, Dek.”
  • Beri anak kesempatan untuk mencoba meniru yang telah dicontohkan oleh Mums.
Baca juga: Permainan Ini, Bisa Mengasah IQ si Kecil, lho!

Mendidik Anak secara Bertahap

Tentu saja ada juga tugas-tugas yang cukup sulit dan kompleks. Selain menyesuaikan dengan usia anak, jangan lupa untuk membaginya ke dalam langkah-langkah kecil. Jika ia kewalahan dan lupa, Mums dan Dads harus bersabar, ya. Namanya juga ia sedang belajar.

Ajarkan si Kecil secara bertahap. Bila ia sudah berhasil di langkah pertama, selanjutnya perkenalkan pada langkah berikutnya. Misalnya, Mums ingin agar si Kecil mulai belajar memakai pakaiannya sendiri. Mums bisa mencoba langkah-langkah di bawah ini:

  • Mengajak si Kecil memilih pakaian yang sudah Mums pilih sebelum ia mandi.
  • Selesai mandi dan mengeringkan tubuh, ajarkan ia memakai pakaian dalam dulu.
  • Setelah itu, minta ia memakai bawahan dulu. Bila pilihannya celana panjang atau pendek, ia bisa melakukannya sambil duduk di ranjang.
  • Ajak ia memakai atasan. Bila pilihannya kaus, ajarkan ia untuk memasukkan kepala ke dalam lubang kaus dulu sebelum memasukkan tangannya.

Sama seperti metode lainnya, butuh waktu dan kesabaran agar si Kecil bisa melakukan yang diharapkan. Jangan lupa membantunya bila ia mengalami kesulitan di tengah jalan. Misalnya, tangannya tersangkut saat mencoba memakai kaus sendiri.

Baca juga: Mums, Ini Tips Mengatasi Sifat Pemalu pada Anak

Bagaimana agar Metode Mendidik Anak Berhasil?

Mau memilih metode mendidik anak yang mana? Sebenarnya, apa pun pilihan Mums, pastikan tidak lupa menerapkan tips di bawah ini agar semuanya berjalan lebih lancar, ya!

  • Sebelum memulai, pastikan anak memiliki koordinasi, kemampuan fisik, dan kematangan perkembangan untuk belajar keterampilan baru. Ajarkan beberapa keterampilan dasar sebelum mengerjakan keterampilan yang lebih rumit.
  • Pertimbangkan waktu dan lingkungan. Anak-anak lebih cepat belajar ketika waspada dan fokus. Jadi, hindari mengajarkan keterampilan baru sebelum tidur siang atau dekat waktu makan. Pastikan TV atau gawai tidak menyala atau tidak ada hal lain yang berpotensi memecah perhatian Mums maupun si Kecil.
  • Beri anak kesempatan untuk melatih keterampilan barunya sendiri. Semakin banyak anak belajar, semakin baik. Perlihatkan atau jelaskan langkah atau tugas itu lagi jika diperlukan.
  • Berikan pujian dan dorongan, terutama pada tahap awal pembelajaran. Pujilah anak ketika ia mengikuti instruksi atau mempraktikkan keterampilan tersebut. Jangan lupa, menyebutkan secara jelas bagian mana yang sudah dilakukannya dengan benar.
  • Kritiklah dengan halus dan tidak secara langsung. Misalnya, alih-alih langsung menyalahkan, beri saran mengenai hal yang bisa dilakukan si Kecil lain kali. Misalnya, ajak ia mendorong kotak mainannya ke tengah saat membereskan mainan, daripada memungut mainannya satu-persatu lalu berjalan untuk mengembalikannya ke dalam kotak.
  • Untuk terus menyemangati si Kecil, buat diagram kegiatan harian dan pasang di dinding agar mudah terlihat. Misalnya, bila ia mau dan berhasil membereskan semua mainannya, beri tanda bintang untuk kegiatan tersebut.

Kenali tipe dan cara mendidik anak dengan tepat ya, Mums. Jangan lupa, semua butuh proses dan kesabaran agar si Kecil berhasil melakukan berbagai hal dengan caranya sendiri! (AS)

Baca juga: Si Kecil Sering Tidur Larut Malam, Harus Bagaimana?

Cara Mendidik Anak dari Berbagai Negara | GueSehat

Referensi

Raising Children: Teaching skills to children: different approaches

Education Corner: 12 Strategies to Motivate Your Child to Learn

Mengatasi Kolik, Kembung, Batuk, dan Pilek pada Bayi dengan Perawatan Organik yang Aman

Namanya juga bayi, pasti ada saja masalah kesehatan yang mengganggunya. Mums jangan langsung menyalahkan diri sendiri ya, sebab bagaimanapun juga tubuh si Kecil masih beradaptasi dengan lingkungan.

Sistem imunnya sendiri masih belum kuat dan organ-organ tubuhnya sedang berkembang. Jadi hanya sekadar perubahan cuaca saja, si Kecil bisa tidak enak badan atau tidak nyaman. Nah, kira-kira masalah umum apa yang kerap mengganggu bayi?

Masalah Umum pada Bayi

1. Kolik

Menangis adalah cara bayi berkomunikasi dengan orang-orang di sekitarnya. Namun jika si Kecil tiba-tiba menangis kencang tanpa alasan, bisa jadi ia mengalami kolik. Faktanya, masalah ini mengganggu 1 dari 5 bayi.

Kolik dapat mengganggu kenyamanan si Kecil dan Mums. Pasalnya, periode ini dapat berlangsung berjam-jam dan terkadang terjadi pada malam hari. Dokter biasanya mendiagnosis si Kecil mengalami kolik berdasarkan 3 hal, yakni:

  • Bayi menangis setidaknya 3 jam dalam sehari.
  • Periode ini berlangsung setidaknya 3 hari dalam seminggu.
  • Periode ini berlangsung setidaknya terjadi selama 3 minggu berturut-turut.

Meski hingga saat ini belum diketahui secara pasti, para ahli memberikan beberapa teori penyebab kolik pada bayi, di antaranya sistem pencernaan yang belum sempurna dan asam lambung atau dikenal dengan GERD (gastroesophageal reflux disease).

Baca juga: Si Kecil Muntah-Muntah Tanpa Demam? Tetap Tenang, Ini Penjelasannya

Proses mencerna makanan adalah tugas yang berat bagi sistem pencernaan si Kecil yang masih berkembang. Alhasil, terkadang makanan bergerak terlalu cepat dan tidak dicerna dengan baik, sehingga menimbulkan nyeri pada perut.

Sementara itu, GERD pada bayi biasanya disebabkan oleh sfingter esophagus yang belum berkembang secara sempurna. Otot yang satu ini berfungsi menjaga asam lambung tidak mengalir ke tenggorokan dan mulut. Kabar baiknya, GERD pada bayi biasanya akan hilang dengan sendirinya di usia 1 tahun.

2. Kembung

Masalah ini juga terjadi akibat sistem pencernaan si Kecil yang belum matang dan ia terlalu banyak mengisap udara ketika sedang menyusu. Selain itu, kembung dapat pula terjadi akibat pola diet Mums karena bayi sensitif terhadap makanan atau minuman tertentu. Kembung terjadi di awal kelahiran bayi, tetapi biasanya akan berkurang bahkan mereda dengan sendirinya di usia 4-6 bulan.

3. Batuk Pilek

Batuk pilek atau flu kerap menganggu, terutama saat cuaca dingin. Anak di bawah usia 5 tahun berisiko lebih tinggi untuk mengalami masalah ini. Walaupun bukan masalah yang serius, batuk pilek dapat menyebabkan komplikasi yang serius, seperti pneumonia. Itulah mengapa Mums harus segera membawa si Kecil ke dokter jika si Kecil masih berusia di bawah 2-3 bulan, terutama jika mengalami demam tinggi.

Baca juga: Kenapa Anak Tetap Demam Setelah Diberi Paracetamol?

Perawatan Organik Terbaik untuk Si Kecil dengan Calming Rub Cream

Jika si Kecil mengalami masalah kesehatan, konsultasikan kepada dokter anak agar mendapatkan diagnosis dan perawatan yang tepat. Selama masa pemulihan, fokuslah agar si Kecil selalu merasa nyaman berada di rumah dan cepat pulih. Pastikan si Kecil untuk banyak beristirahat dan buat suasana rumah selalu tenang. Jangan lupa untuk memenuhi asupan cairan serta nutrisinya.

Mums juga bisa mengoleskan Buds Organics Calming Rub Cream dan memijat tubuh si Kecil, terutama jika ia mengalami kembung dan kolik. Berikanlah pijatan lembut di bagian perut, bahu, punggung, dan kakinya dengan rutin. Kandungan peppermint dan ekstrak ginger di dalamnya akan membantu meredakan kolik, kembung, melancarkan peredaran darah, serta meredakan batuk.

Buds Organics Calm Rubbing Cream | GueSehat

Selain meredakan kembung, kolik, dan flu, Buds Organics Calming Rub Cream juga berfungsi sebagai pengganti minyak telon, yang berkhasiat menghangatkan tubuh si Kecil. Jadi, ia pun merasa nyaman dan rileks ketika cuaca sedang dingin atau menjelang waktu tidur.

Mengantongi sertifikasi organic dari Ecocert (dari Prancis), Buds Organics Calming Rub Cream telah teruji secara klinis, sehingga aman digunakan bayi baru lahir hingga orang dewasa. Produk ini cocok digunakan untuk semua jenis kulit dan tidak akan menyebabkan iritasi karena bebas pewangi buatan dan bahan kimia berbahaya.

Manfaat lainnya yang tidak kalah penting, Buds Organics Calming Rub Cream terdiri dari biji bunga matahari, yang mampu menjaga kelembapan kulit serta kaya akan kandungan vitamin E, lavender yang berguna untuk membunuh bakteri dan menjaga kesehatan kulit, serta shea butter sebagai pelembap alami kulit dan antibakteri. Jadi tidak hanya membantu proses pemulihan si Kecil, juga menyehatkan kulitnya. Semoga si Kecil cepat sembuh ya, Mums! (AS)

Baca juga: Bayi Berkeringat saat Tidur, Apakah Normal?

Referensi

What to Excpect: Colic in Babies: Signs, Causes and Tips for Parents

What to Expect: Have a Gassy Baby? What to Know About Infant Gas Symptoms, Remedies and Causes

What to Expect: The Flu (Influenza Virus) in Babies and Toddlers

Healthline: What You Should Know About Colds in Newborn Babies

Ini Tips Tidak Gampang Sakit dan Berisiko Tertular COVID-19 saat New Normal

Selama belum ditemukannya vaksin untuk mencegah penularan virus COVID-19, Anda harus melanjutkan berbagai pencegahan agar tidak gampang sakit dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Kebiasaan baru ini yang dikenal dengan nama new normal.

Virus COVID-19 sangat berbahaya saat menular pada orang yang sedang sakit atau memiliki kondisi kesehatan tertentu. Untuk itu, simak penjelasan berikut agar tetap aman selama masa pandemi ini.

Cara menjaga diri di masa new normal agar tidak gampang sakit

WHO menuturkan bahwa untuk melindungi diri dari penyebaran COVID-19 selama masa new normal Anda dapat melakukan pencegahan sederhana, seperti rutin membersihkan tangan dengan teliti menggunakan air dan sabun atau hand-sanitizer berbasis alkohol, menjaga jarak setidaknya 1 meter dengan orang lain, dan menghindari pergi ke tempat ramai.

Pada dasarnya, selama ini sistem imun juga telah melindungi tubuh dari penyakit. Namun, agar sistem imun bekerja dengan optimal, harus didukung dengan gaya hidup dan asupan yang seimbang.

Sebuah kajian tahun 2016 meneliti respons imunitas dari 210 orang usia 8 hingga 82 tahun yang menetapkan bahwa faktor genetik memiliki peran. Akan tetapi, kekuatan daya tahan tubuh sebagian besar ditentukan oleh faktor non-genetik.

Faktor non-genetik yang dimaksud adalah hal-hal yang mungkin selama ini dilakukan secara alami atau tanpa Anda sadari. Berikut di antaranya:

Memperhatikan dan mengontrol asupan makanan

Dilansir dari ClevelandClinic.org, Dr. Sandra Darling menuturkan cara untuk meningkatkan daya tahan tubuh agar tidak gampang sakit, hampir sama dengan langkah pencegahan penyebaran virus COVID-19.

Selain itu, beliau percaya bahwa makanan juga berpengaruh pada sistem imun. Berikut beberapa rekomendasi dalam memilih makanan yang baik untuk daya tahan tubuh:

  • Bawang putih: Kandungan dalam bawang putih yang disebut Allicin telah dikenal dapat meningkatkan sistem imun.
  • Prebiotik: Bakteri baik dalam saluran cerna melindungi tubuh melawan infeksi. Prebiotik dibutuhkan menjaga pertumbuhannya.
  • Vitamin C: Dikenal dapat meningkatkan imunitas. Buah-buahan seperti jeruk, kiwi, dan sayur seperti brokoli merupakan beberapa sumber vitamin C terbaik.

Tak hanya pola makanan, gaya hidup pun juga harus dijaga

Stres merupakan faktor utama yang menyebabkan kualitas hidup menurun sehingga mempengaruhi sistem imun. Untuk melindungi diri dari stres dan agar Anda tidak gampang sakit, dukung dengan gaya hidup sehat dan teratur seperti:

  • Tidur minimal tujuh hingga delapan jam setiap malam
  • Meditasi dapat membantu menurunkan tekanan darah dan mengurangi rasa cemas bahkan cukup dengan 5 menit sehari.
  • Olahraga dan aktif secara fisik membuat tubuh berfungsi lebih baik sehingga dapat melawan berbagai infeksi.

Lakukan olahraga setidaknya 10 menit per hari. Selain itu, Anda direkomendasikan melakukan kombinasi antara kardio dan latihan kekuatan (endurance) selama 30 menit dalam sehari.

Bantu tingkatkan daya tahan tubuh dengan yang alami

Terkadang makanan saja belum mampu memenuhi kebutuhan nutrisi harian seseorang. Di sini lah peran penting suplemen dibutuhkan.

Terdapat berbagai jenis suplemen berbahan alami yang dapat dengan mudah Anda peroleh. Salah satu bahan alami yang cukup menarik perhatian adalah cordyceps militaris.

Bahan herbal satu ini sedang dikaji pemerintah Indonesia dalam potensinya untuk mencegah infeksi dan perburukan penyakit COVID-19, baik melalui perlawanan terhadap virus maupun upaya menekan aktivitas berlebihan dari sistem imun dalam perannya sebagai antiinflamasi.

Bagi yang belum mengenal bahan alami ini, cordyceps militaris adalah jamur yang digunakan untuk membantu berbagai kondisi kesehatan. Salah satunya yaitu ketahanan tubuh.

Cara menjaga diri dari berbagai virus terutama COVID-19 perlu dilakukan agar tidak mudah terkena sakit. Memperbaiki dan meningkatkan gaya hidup termasuk pola makan dan tambahan suplemen merupakan hal yang perlu dipertimbangkan untuk menjadi bagian dari new normal.

The post Ini Tips Tidak Gampang Sakit dan Berisiko Tertular COVID-19 saat New Normal appeared first on Hello Sehat.

Yang Boleh dan Jangan Dilakukan untuk Bercinta saat Hamil

Kehamilan sering dianggap sebagai fase pernikahan tanpa seks. Padahal, selama kondisi Ibu dan janin dipastikan sehat oleh dokter atau bidan, Ibu tak perlu ragu untuk menikmati sesi intim bersama Ayah, lho. Sekarang, untuk memastikan kenyamanan dan keamanan Ibu dan janin, beri tahu apa yang diizinkan dan tidak dilakukan untuk bercinta saat hamil. Penting di sini!

Bercinta selama kehamilan, mungkin!

Jika ini Mums & # 39; kehamilan pertama, wajar untuk bertanya-tanya apakah aktivitas seksual diizinkan ketika rahim mengandung janin. Dan jawabannya adalah: baik-baik saja!

Perlu ibu tahu, penetrasi penis ke dalam vagina tidak akan menyakiti janin sama sekali. Sebab, penis hanya akan mencapai leher rahim, organ yang memisahkan vagina dan rahim. Selain itu, janin dalam rahim dilindungi oleh cairan ketuban di dalam kantong ketuban.

Juga, ada otot rahim yang membantu menjaga janin. Belum lagi ada colokan lendir atau benjolan lendir yang menutupi serviks, yang mencegah pembukaan serviks. Dengan demikian, sangat kecil kemungkinan penetrasi penis akan memengaruhi janin, atau bahkan melukainya.

Juga perlu diluruskan, bercinta tidak menyebabkan keguguran. Dalam kebanyakan kasus, keguguran terjadi karena kelainan pada janin yang tidak berkembang secara normal. Jadi, lanjutkan saja aktivitas seksual Ibu dan Ayah, selama kehamilan Ibu dinyatakan sehat oleh dokter dan tidak mengalami kondisi berikut:

  • Sejarah Keguguran
  • Riwayat persalinan prematur atau menunjukkan gejala yang menimbulkan risiko persalinan prematur, seperti kontraksi dini.
  • Pendarahan perut dan kram.
  • Cairan ketuban merembes atau pecah ketuban.
  • Placenta previa (posisi plasenta menutupi leher rahim yang menjadi jalan lahir.
  • Inkompetensi serviks (jaringan di serviks lemah, menyebabkan kelahiran prematur).
  • Mengandung lebih dari satu janin.

Ngomong-ngomong, apakah ibu sudah tahu bahwa sensasi orgasme biasanya lebih intens selama kehamilan? Ya, keuntungan ini terutama dirasakan oleh setiap wanita hamil, karena peningkatan aliran darah dan volume, termasuk area vagina, sehingga membuat Ibu & # 39; area intim lebih sensitif.

Baca juga: Cara Alami Meningkatkan Stamina Pria di Tempat Tidur

Ini Aman, Anda Tahu, Untuk Dilakukan

Kehamilan ibu itu sehat, suami tertarik, dan ibu menginginkannya, jadi tidak perlu menunda bercinta. Nah, beberapa hal ini cukup aman untuk dilakukan, termasuk:

  1. Peluk atau memeluk, baik dari depan maupun suami berpelukan dari belakang.
  2. Mencium
  3. Merasakan dan meremas area tubuh yang diinginkan.
  4. Masturbasi bersama atau Ibu dan Ayah bermasturbasi untuk mencapai orgasme.
  5. Seks oral untuk Ibu, serta memberikan seks oral kepada Ayah.

Untuk seks, ada beberapa posisi yang aman dan nyaman bagi ibu dan janin, seperti:

  • Wanita di atas

Posisi ini memungkinkan Ibu untuk mengontrol kecepatan dan kenyamanan Ibu saat bercinta. Selain itu, tidak ada tekanan pada daerah perut ibu.

  • Menyendok

Penetrasi dilakukan dalam posisi ibu berbaring miring dan suami ada di belakang ibu. Kiat: arahkan tangan suami Anda yang bebas bergerak menyentuh area sensitif Ibu agar sesi bercinta semakin panas, tanpa menyakiti perut Ibu.

  • Gaya doggy

Pada posisi menungging, sang suami bisa mendapatkan sensasi penetrasi yang berbeda, sementara ibu merasakan "dorongan" yang kuat dari penis. Tenang, perut ibu yang bergoyang saat sesi penetrasi tidak akan membahayakan janin. Tip: Tempatkan bantal di bawah siku ibu saat melakukan posisi ini.

Untuk melakukan semua ini, pastikan ibu nyaman dan berkonsultasi dengan dokter jika Anda khawatir.

Baca juga: 5 Fakta Seks yang Terjadi di Semua Pernikahan

Dan, Hindari ini, ya …

Demi keamanan ibu dan janin, ada juga hal-hal yang tidak boleh Anda lakukan selama kehamilan, seperti:

  • Laksanakan posisi misionaris setelah lebih dari 20 minggu & # 39; kehamilan. Selain kekuatan bercinta ini menekan daerah perut Ibu, posisi telentang terlentang juga menekan pembuluh darah dan menghambat aliran darah ke janin.
  • Ketika ketika suami memberikan seks oral, pastikan untuk tidak meniupkan udara ke dalam vagina sama sekali. Ini dapat memicu pembentukan emboli udara (gelembung udara yang menyumbat pembuluh darah) dan menyebabkan masalah serius bagi ibu dan janin.
  • Katakan tidak pada seks anal. Anus adalah organ yang penuh dengan bakteri, sehingga memungkinkan masuknya bakteri dan parasit berbahaya ke dalam tubuh.
Baca juga: Bercinta di Depan Bayi, Haruskah Aku Merasa Bersalah?

Sumber:

Garis Kesehatan. Seks Kehamilan.

Klinik Mayo. sex Selama Kehamilan.

March of Dimes. Seks dan Kehamilan.

Mengungkap Mitos dan Fakta Seputar Masalah Cacingan

Infeksi cacing sering dianggap sepele karena banyak mitos yang beredar tentang masalah ini. Faktanya, cacingan seharusnya tidak dianggap masalah kecil karena beberapa alasan. Lihatlah mitos dan fakta tentang cacing usus dan cara melindungi satu sama lain dari cacing usus di sini.

Mitos dan fakta tentang cacing usus

Infeksi cacing adalah penyakit yang disebabkan oleh cacing parasit, seperti cacing gelang, Milikku, terjepit, dan lain-lain. Cacing ini bisa hidup di usus. Ayo, periksa fakta tentang cacing usus untuk mematahkan mitos yang sering beredar tentang kondisi ini.

Cacing tidak berbahaya

cacing usus pada anak-anak

Cacing yang tidak berbahaya adalah mitos yang harus dilanggar sejak awal. Infeksi cacing berbahaya jika dibiarkan. Salah satu kesimpulan dari penelitian ini berjudul Kolitis Parasit adalah infeksi cacing usus yang dapat menghambat perkembangan fisik dan kognitif seseorang, termasuk pengerdilan.

Cacing menghambat perkembangan fisik dengan menyerap beberapa nutrisi yang Anda makan. Salah satu contoh adalah bahwa cacing menggunakan vitamin A untuk bertahan hidup. Jadi, nutrisi dari makanan mungkin sebagian diserap oleh parasit. Parasit dalam sistem usus juga bisa menyebabkan anemia.

Kemudian, bahkan anak-anak dengan cacingan memiliki konsentrasi yang mudah terganggu. Akibatnya, sejumlah anak dengan cacing usus tidak mampu menyerap informasi dengan baik.

Kuku panjang memicu cacing

Ada hal-hal yang harus diluruskan dari mitos ini. Ukuran kuku berapa pun bisa menjadi media bagi seseorang yang memiliki cacing. Salah satu penyebab cacing usus adalah kontak antara tangan dan permukaan di mana telur cacing tidak sadar.

Telur cacing tidak sadar dapat menempel pada kuku panjang atau pendek. Misalnya, ketika anak kecil menggaruk bagian tubuh yang terkontaminasi oleh telur cacing. Jadi, fakta tentang cacing usus yang harus diingat adalah bahwa semua panjang kuku dapat memicu cacing jika ada telur cacing yang tersisa di sana.

Makan kelapa parut akan mengundang parasit ke dalam usus

Benarkah makan kelapa parut akan menyebabkan cacing? Ya, jika telur cacing atau cacing kecil ditemukan di kelapa parut. Jika tidak ada telur cacing mencemari, makan kelapa parut saja tidak akan membuat seseorang mengalami cacing.

Harap diingat, hidangan apa pun bisa mengundang cacing ke dalam usus jika Anda punya terkontaminasi dengan telur cacing. Daging ikan salmon di warung makanan Jepang favorit kemungkinan terkontaminasi oleh cacing bayi. Demikian juga steak daging sapi yang dimakan di restoran, seperti dilansir National Health Security (NHS).

Perut buncit adalah tanda infeksi cacing

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), tanda-tanda cacing usus tidak spesifik, seperti:

  • Mual
  • Kelelahan
  • Sakit perut
  • Nafsu makan menurun

Tanda-tanda cacing usus yang terlihat nyata dan spesifik, seperti perut buncit, bisa menjadi tanda bahwa infeksi telah berkembang menjadi parah. Jadi, itu benar, perut buncit adalah fakta tentang cacing usus. Namun, harus diingat bahwa infeksi ini sebaiknya dievaluasi oleh dokter sehingga tidak berkembang menjadi komplikasi.

Cacing hanya masalah anak kecil

cacing usus

Masalah infeksi cacing dapat menyerang tanpa pandang bulu, baik itu anak kecil atau anak orang dewasa. Dengan begitu, tidak benar jika cacingan hanya mengganggu anak kecil.

Bahkan, ketika seseorang di rumah memiliki masalah cacing, semua anggota keluarga yang berada di satu rumah disarankan minum obat cacing. Tidak peduli berapa usia dan menunjukkan gejala atau tidak, setiap anggota keluarga disarankan untuk mengambil anthelmintik untuk mencegah infeksi cacing terjadi lagi di keluarga.

Infeksi cacing tidak menular

Fakta tentang cacing usus adalah, infeksi cacing sebenarnya bisa menular ke mana saja. Penularan terjadi di lingkungan yang tidak bersih, terlepas dari lingkungan yang berada di tempat orang berpenghasilan tinggi atau rendah.

Misalnya, orang dewasa menyentuh permukaan yang terkontaminasi oleh telur cacing dengan tangannya dan diikuti dengan makan menggunakan tangan yang terkontaminasi tanpa mencuci tangan terlebih dahulu.

Selain itu, telur cacing kremi dapat dengan mudah menempel pada permukaan benda-benda di rumah. Sebut saja mainan, pegangan pintu, pakaian, dan tempat tidur anak-anak.

Ketika seorang anak kecil dengan kebiasaan menggigit kukunya menyentuh permukaan yang terkontaminasi dan kemudian melanjutkan kebiasaannya, penularan dapat terjadi. Dengan begitu, infeksi cacing yang tidak menular hanyalah mitos.

Mari saling menjaga satu sama lain dari cacing usus

anak-anak mencuci tangan mereka

Ayo, saling melindungi dari bahaya infeksi cacing dengan menjaga kebersihan. Jangan lupa mencuci tangan sebelum makan dan mengajari anak-anak cara menjaga kebersihan. Membasmi cacing dalam tubuh dengan mengkonsumsi obat-obatan cacing yang mengandung Pyrantel Pamoate.

Obat gratis terbatas untuk infeksi cacing dapat dikonsumsi oleh anak-anak dan orang dewasa dengan berbagai pilihan rasa dan bentuk (tablet dan cairan) sesuai selera. Jika Anda tinggal di lingkungan dengan cacing usus tingkat tinggi, konsumsi obat cacing dua kali setahun untuk mengurangi risiko cacingan, seperti yang direkomendasikan oleh Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

Posting Mengungkap Mitos dan Fakta Tentang Masalah Cacing muncul pertama kali di Hello Sehat.

Batuk Karena Bronkitis, Kenali Penyebab dan Gejalanya

Geng yang sehat mungkin pernah mendengar bronkitis. Terkadang orang menyebut penyakit ini sebagai penyakit paru-paru basah. Padahal dalam istilah medis tidak ada yang namanya paru-paru basah.

Bronkitis memang penyakit yang menyerang saluran pernapasan. Dalam kondisi bronkitis, peradangan atau radang bronkus terjadi. Bronkus adalah bagian dari sistem pernapasan yang berbentuk seperti tabung, yang berfungsi untuk menyalurkan udara pernapasan ke paru-paru. Peradangan yang terjadi pada bronkus akan menyebabkan batuk, kadang disertai dahak atau lendir.

Sebagai petugas kesehatan, saya bertemu dengan beberapa pasien yang datang ke rumah sakit tempat saya bekerja dan didiagnosis menderita bronkitis. Gang sehat ingin tahu lebih banyak tentang bronkitis ini, bersama dengan penyebabnya, gejala dan pengobatannya? Mari kita bahas itu!

Baca juga: Batuk yang Berkepanjangan Bukanlah Coronavirus Secara Alami!

Bronkitis akut dan bronkitis kronis

Kondisi bronkitis dapat bersifat akut atau kronis. Seperti namanya, bronkitis akut biasanya akan sembuh dalam beberapa hari atau minggu. Bronkitis akut paling sering disebabkan oleh infeksi virus, tetapi dalam beberapa kasus bronkitis akut juga dapat disebabkan oleh infeksi bakteri.

Sedangkan pada bronkitis kronis, batuk yang dialami pasien dapat berlangsung berbulan-bulan, dan dapat kambuh dalam satu atau dua tahun. Ini karena peradangan yang terjadi pada bronkus konstan. Bronkitis akut adalah bagian dari kondisi kesehatan yang disebut penyakit paru obstruktif kronis atau COPD.

Jika pada bronkitis akut penyebabnya adalah infeksi, ini bukan kasus dengan bronkitis kronis. Bronkitis kronis paling sering disebabkan oleh merokok, atau jika pasien memiliki riwayat asma atau alergi.

Wanita yang merokok memiliki risiko lebih besar terkena bronkitis kronis, dibandingkan dengan pria yang merokok. Selain itu, populasi yang paling berisiko untuk bronkitis kronis adalah pasien usia lanjut, perokok pasif yang terpapar asap rokok, memiliki riwayat keluarga dengan penyakit paru-paru, dan pasien dengan riwayat penyakit refluks gastroesofagus (GERD).

Baca juga: Karakteristik, Gejala, dan Penyebab Paru-paru Basah

Gejala bronkitis

Seperti yang saya sebutkan sebelumnya, gejala terpenting bronkitis adalah adanya batuk, terutama disertai dengan produksi dahak atau lendir atau slem. Tambalan yang keluar bisa jernih, kuning atau kehijauan.

Gejala lain tidak spesifik dan dapat meniru gejala penyakit lain seperti flu atau sinusitis, seperti radang tenggorokan, sakit kepala, hidung tersumbat, sakit tubuh, dan perasaan lelah. Gejalanya juga bisa berupa mengi atau mengi, sesak napas, dan terkadang disertai demam tetapi tidak terlalu tinggi.

Untuk memastikan diagnosis bronkitis, dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan fisik dan meninjau riwayat medis pasien, termasuk untuk menentukan risiko menyebabkan bronkitis seperti yang saya sebutkan di atas.

Komplikasi bronkitis yang paling umum adalah pneumonia. Ini terjadi jika infeksi, yang sebelumnya terjadi di bronkus, menyebar lebih jauh ke paru-paru. Untuk mengkonfirmasi diagnosis, dokter biasanya akan melakukan tes darah dan rontgen dada (rontgen dada).

Baca juga: Cara Membersihkan dan Memelihara Paru-paru

Pengobatan bronkitis

Biasanya bronkitis akut adalah membatasi diri atau bisa sembuh sendiri tanpa perawatan. Pasien dianjurkan untuk minum banyak air dan menambah waktu istirahat untuk mempercepat proses penyembuhan.

Konsumsi banyak air akan membantu mengencerkan dahak atau lendir sehingga lebih mudah dihilangkan. Antibiotik biasanya bukan terapi utama untuk bronkitis akut kecuali dokter mengkonfirmasi bahwa infeksi disebabkan oleh bakteri.

Sedangkan untuk bronkitis kronis, pengobatan biasanya ditujukan untuk meredakan gejala. Misalnya obat bronkodilator ke & # 39; terbuka & # 39; saluran udara dan steroid untuk meredakan peradangan atau radang yang terjadi. Obat-obatan ini dapat diberikan baik dihirup atau dihirup dan juga diambil dalam bentuk tablet.

Penatalaksanaan bronkitis kronis juga berkaitan erat dengan modifikasi faktor risiko yang menyebabkan bronkitis itu sendiri. Misalnya dengan mengurangi atau bahkan berhenti merokok, berolahraga secara teratur, dan makan secara bergizi.

Geng, itu sekilas tentang penyebab, gejala, dan pengobatan bronkitis. Ternyata bronkitis dapat menjadi akut atau kronis, dan pengobatan ditentukan oleh jenis bronkitis yang terjadi. Untuk bronkitis akut biasanya sembuh sendiri dan tidak memerlukan pengobatan khusus.

Sedangkan bronkitis kronis sendiri lebih banyak dialami oleh orang-orang dengan kebiasaan merokok, sehingga pengobatan utama agar bronkitis kronis tidak terus berulang, salah satunya adalah mengurangi merokok dan memastikan gaya hidup sehat. Salam sehat!

Baca juga: Memilih Obat Batuk, Kenali Jenis Batuk Pertama!

Referensi:

Institut Jantung, Paru-Paru dan Darah Nasional, 2019.

NHS Inggris, 2019.

5 Tips untuk Perempuan Menjaga Kesehatan Tulang dan Daya Tahan Tubuh di Masa New Normal

Selama waktu Batasan Sosial Skala Besar (PSBB), masyarakat disarankan untuk tidak keluar rumah untuk menghentikan penyebaran virus COVID-19. Tinggal di rumah membuat seseorang membatasi aktivitas fisiknya, sehingga dapat memengaruhi kesehatannya. Ini juga berdampak pada kesehatan dan daya tahan tulang. Memasuki era normal baruPenting untuk menjaga kesehatan dan daya tahan tulang, terutama bagi wanita di atas usia 35 tahun.

Hubungan antara aktivitas fisik, kesehatan tulang, dan wanita

menjaga kesehatan tulang untuk wanita

Beberapa orang lebih suka menghabiskan waktu di luar rumah ketika berolahraga. Selain mendapat tampilan berbeda, Anda juga bisa bergaul dengan teman-teman lain. Sayangnya, ini tidak dapat dilakukan secara bebas selama PSBB.

Kebanyakan orang menghabiskan waktu di rumah. Kondisi ini menyebabkan aktivitas fisik seseorang menurun. Padahal, aktivitas fisik merupakan upaya penting dalam menjaga kesehatan tulang, terutama bagi wanita berusia 35 tahun ke atas.

Kesehatan tulang adalah bagian vital yang memengaruhi kesehatan seseorang. Ketika seseorang terbiasa dengan gaya hidup yang menetap atau kurangnya aktivitas fisik menyebabkannya kehilangan massa tulang.

Jika tidak mengubah gaya hidupnya, ini dapat meningkatkan risiko osteoporosis. Osteoporosis adalah suatu kondisi ketika tulang kehilangan massa, membuatnya mudah patah dan retak.

Osteoporosis dapat menyerang siapa saja, terutama wanita. Mengapa wanita menjadi sorotan? Sebab, semua wanita akan memasuki tahap menopause. Selama menopause, hormon estrogen wanita menurun dan ini dapat memengaruhi hilangnya massa tulang. Proses alami ini membuatnya wanita lebih rentan terhadap osteoporosis.

Selain itu, kurangnya aktivitas fisik juga membuat sistem kekebalan tubuh menurun. Sistem kekebalan yang lemah dapat membuat Anda lebih rentan terhadap pilek, batuk, atau penyakit lainnya.

Karena itu, wanita perlu memperhatikan dan menjaga kesehatan tulang untuk mencegah osteoporosis. Salah satunya dengan melakukan aktivitas fisik.

json = & # 39; {"targeting": {"Post":[“MidBanner2”]}} ’>

Selain memperkuat otot, aktivitas fisik juga berdampak pada penguatan sistem kekebalan tubuh. Selama pandemi COVID-19, tentu saja, dibutuhkan sistem kekebalan yang kuat yang tidak mudah sakit.

Menjaga kesehatan dan ketahanan tulang bagi wanita saat normal baru

Sekarang, Anda tahu betapa pentingnya menjaga kesehatan dan ketahanan tulang untuk wanita selama era ini normal baru. Agar keduanya bisa dijaga dengan baik, ada beberapa tips yang bisa dilakukan saat di rumah.

1. Olahraga

tips berolahraga selama menstruasi

Lakukan olahraga atau aktivitas fisik setidaknya 30 menit setiap hari. Pilih olahraga yang Anda sukai agar tetap termotivasi. Misalnya yoga, bersepeda di sekitar komplek rumah, jalan pagi, dan senam.

Jurnal Kedokteran Missouri menyarankan orang dewasa untuk melakukan aktivitas fisik dengan risiko cedera minimal. Melakukan olahraga dapat memperkuat otot, meningkatkan keseimbangan tubuh, dan menjaga kesehatan tulang, terutama bagi wanita.

Tidak hanya itu, olahraga juga mendukung penguatan sistem kekebalan tubuh. Olahraga dapat meningkatkan antibodi dan mengoptimalkan kerja sel darah putih dalam melawan infeksi.

2. Berjemur di bawah sinar matahari pagi

Tubuh tidak dapat memproduksi vitamin D secara mandiri. Cara mudah untuk merangsang produksi Vitamin D tubuh adalah berjemur di bawah sinar matahari. Cukup berjemur di bawah sinar matahari tidak langsung, misalnya duduk menghadap ke jendela selama 5-15 menit, setidaknya dua hingga tiga kali setiap minggu. Biarkan sinar matahari menyinari wajah, tangan dan kaki sehingga tubuh mendapat cukup vitamin D.

Vitamin D adalah salah satu nutrisi penting yang berperan dalam memperkuat tulang, gigi, dan otot. Lebih jauh, vitamin D dapat membantu kerja sel darah putih dan sel kekebalan dalam melindungi tubuh dari infeksi penyakit.

Selain bermanfaat bagi kesehatan fisik, sinar matahari juga bermanfaat untuk kesehatan mental. Sinar matahari membantu kerja hormon melatonin yang berfungsi membuat Anda tidur nyenyak dan mendukung kebugaran fisik keesokan harinya.

Sinar matahari yang cukup juga membuat Anda lebih bahagia dan mengurangi risiko depresi. Ini karena matahari merangsang pelepasan hormon serotonin yang membuat mood tetap terjaga. Dengan begitu, sinar matahari memiliki peran yang baik dalam menjaga kesehatan fisik dan mental.

3. Pertahankan berat badan

kenaikan berat badan karena obat-obatan

Mempertahankan berat badan dapat mendukung sistem muskuloskeletal, yang merupakan sistem yang memungkinkan setiap manusia untuk bergerak dan melibatkan otot, tulang, dan persendian. Berat badan yang seimbang dapat membuat tulang lebih sehat, didukung oleh asupan makanan yang sehat dan aktivitas fisik.

Selain itu, berat badan yang seimbang dan menghindari obesitas dapat mendukung daya tahan tubuh untuk bekerja secara optimal.

Pada orang gemuk, sistem kekebalan tubuh menjadi lemah. Misalnya, produksi sitokin (protein untuk melawan infeksi) menurun. Itu menyebabkan orang gemuk lebih rentan terhadap risiko penyakit.

Namun, ini bisa dicegah ketika Anda menjaga berat badan seimbang dengan beradaptasi dengan gaya hidup sehat selama PSBB. Dengan begitu, metode ini mampu menjaga daya tahan dan kesehatan tulang bersama, terutama bagi wanita.

4. Konsumsi asupan bergizi

menjaga kesehatan tulang untuk wanita

Nutrisi dalam makanan membantu menjaga kesehatan tulang dan memperkuat sistem kekebalan tubuh wanita. Selalu sertakan berbagai buah dan sayuran dalam menu sehari-hari. Zat gizi mikro dalam sayuran dan buah-buahan dapat meningkatkan respons sel imun dalam merespons infeksi penyakit.

Selain buah dan sayuran, Anda bisa mendapatkannya kalsium dan vitamin D dari berbagai asupan, seperti salmon, tuna, mackerel, dan susu kedelai. Vitamin D dan kalsium bekerja bersama untuk menyediakan kekuatan tulang dan membantu penyerapan kalsium.

5. Minum suplemen kalsium

menjaga kesehatan tulang untuk wanita, vitamin D

Tidak semua orang memiliki kesempatan untuk berjemur di bawah sinar matahari pagi setiap hari untuk merangsang tubuh untuk menghasilkan vitamin D. Padahal, vitamin D yang didapat dari sinar matahari pagi bermanfaat untuk kesehatan fisik dan mental. Kekurangan vitamin D dapat berdampak pada penurunan kekebalan tubuh, serta meningkatkan risiko patah tulang dan patah tulang.

Jika tidak setiap kali Anda berjemur di bawah sinar matahari, Anda bisa memiliki risiko kekurangan vitamin. Namun tidak perlu khawatir, Anda tetap bisa memenuhi kebutuhan vitamin D bersama suplemen kalsium organik yang juga mengandung ester C dan vitamin D3. Esther C. adalah salah satu bentuk vitamin C yang diformulasikan dengan kalsium askorbat sehingga dapat mengurangi efek samping dari sakit perut.

Kalsium organik dalam suplemen menjadi komponen utama ini dapat menguatkan tulang dan gigi. Kemudian, ester C dapat meningkatkan daya tahan dan mencegah infeksi seperti infeksi pernapasan. Sementara itu, vitamin D3 bermanfaat dalam meningkatkan penyerapan kalsium.

Cari suplemen kalsium yang ramah untuk lambung dan mudah dicerna, membuatnya lebih mudah bagi tubuh untuk menuai manfaat kesehatannya dari waktu ke waktu. normal baru di tengah pandemi COVID-19.

Jangan biarkan kondisi pandemi mengganggu kesehatan Anda. Terapkan lima tips di atas untuk menjaga kesehatan dan ketahanan tulang bagi wanita produktif yang hebat.

Posting 5 Kiat untuk Wanita Menjaga Kesehatan dan Daya Tahan Tulang di Periode Normal Baru muncul pertama kali di Hello Sehat.

Mudah Kok! Ini Cara Membuat dan Mencuci Masker Kain Sendiri

Salah satu cara untuk mencegah penularan COVID-19 adalah dengan menggunakan masker. Masyarakat sekarang mulai menghargai masker medis yang diperuntukkan bagi tenaga medis sebagai penjaga depan dalam menangani COVID-19. Karena itu, masyarakat akhirnya berinisiatif menggunakan topeng kain. Karena bisa digunakan berulang kali, tentu perlu diterapkan cara mencuci masker dengan tepat.

Cara membuat topeng kain

Topeng kain sekarang mudah diperoleh, karena banyak orang telah mengambil inisiatif untuk membuatnya. Tetapi jika Anda ingin lebih banyak tabungan, Anda bisa membuatnya sendiri di rumah. Berikut adalah cara yang dapat diterapkan ketika membuat topeng kain Anda sendiri, berdasarkan tips dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC).

Cara membuat topeng kain dari t-shirt

Bahan:

  • baju itu
  • menggunting

Langkah-langkah untuk membuat:

  • potong bagian bawah baju dengan lebar sekitar 17-20 cm
sumber: Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit
  • untuk membuat tali, potong bagian atas sepanjang 15-17 cm, sama seperti pada gambar. Kemudian potong di tengah untuk memisahkan tali
sumber: Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit
  • Coba kenakan masker di hidung dan mulut, dengan mengikat tali ke bagian atas kepala dan di belakang leher
sumber: Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit

Cara membuat topeng kain tanpa jahitan

Bahan:

  • bandana kapas atau syal sekitar 50 × 50 cm
  • ikat rambut atau karet gelang
  • gunting (jika perlu potong)

Langkah-langkah untuk membuat:

sumber: Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit
  • Lipat kedua kain (bandana atau syal), jika terlalu besar silakan potong sesuai dengan ukuran di atas
  • Bagi kain. Lipat bagian atas dan bawah kain ke tengah
  • Masukkan karet ke dalam selendang
  • Lipat masing-masing sisi ke tengah topeng
  • Kemudian selipkan ujung sisi ke sisi lubang yang lain atau bisa juga dijahit agar topeng tetap berada di tempatnya.
  • Coba dan pakai topeng

Nah, sekarang Anda memiliki topeng kain di rumah, mari tahu cara mencuci dan membersihkannya.

Cara mencuci dan membersihkan topeng kain

Banyak yang mempertanyakan apakah topeng kain ini dapat secara efektif memberikan perlindungan? Adapun penelitian yang disebutkan, masker bedah lebih efektif daripada masker yang terbuat dari kain.

Melainkan mempelajari jurnal-jurnal alam Kedokteran Bencana dan Kesiapsiagaan Kesehatan Masyarakat katakanlah, masker buatan rumah bisa menjadi pilihan terakhir untuk mencegah penularan infeksi saluran pernapasan (dalam diskusi ini mentransmisikan melalui tetesan). Studi tersebut mengatakan, setidaknya topeng buatan rumah bisa menjadi perlindungan pribadi, bukannya tanpa perlindungan sama sekali.

Dalam situasi pandemi COVID-19 ini, penggunaan masker kain direkomendasikan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS. Banyak orang yang mulai membuat sendiri untuk membuat topeng mereka sendiri dari kain. Inisiatif ini dilakukan agar topeng bedah lebih disukai untuk tenaga medis yang langsung menangani pasien COVID-19.

Masker kain cenderung lebih efisien bila digunakan karena dapat digunakan kembali kapan saja. Menurut Web MD, penggunaan masker kain dapat memperlambat penularan virus. Bagi Anda yang masih memiliki aktivitas di luar rumah, tentu akan sering menggunakan kain topeng.

cara mencuci topeng kain

Masker berfungsi untuk mencegah tetesan cairan dari orang yang batuk, bersin, atau berbicara. Karena penularannya bisa dari paparan cairan cair. Karena itu, virus yang mungkin menempel pada masker perlu segera dihapus dengan mencuci.

Karena itu, ketahuilah cara mencuci masker kain dengan tepat.

1. Buka topengnya

Lepaskan topeng tanpa menyentuh bagian depan. Ada banyak bakteri dan virus yang mungkin mendarat di topeng. Letakkan masker di atas baskom atau mesin cuci.

Setelah itu, Anda perlu mencuci tangan dengan benar selama 20 detik dengan sabun. Lakukan ini untuk meminimalkan bakteri atau virus yang menempel di tangan. Selanjutnya terapkan cara yang tepat untuk mencuci topeng kain pada tahap selanjutnya.

2. Gunakan air panas

Jangan lupa menggunakan air panas sebagai cara untuk mencuci topeng kain. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) setidaknya suhu 56ºC dapat membunuh virus. Secara lebih rinci, pada suhu itu sekitar 10.000 unit virus dapat dibunuh selama 15 menit.

Selain menggunakan air panas, Anda bisa menggunakan sabun atau deterjen saat mencuci di mesin cuci. Dalam suhu panas, sabun dan deterjen tidak meninggalkan sisa busa yang menempel pada masker.

3. Keringkan masker

Setelah mencuci masker kain, Anda perlu mengeringkannya dengan suhu panas sebagai cara lain untuk membunuh kuman. Jika menggunakan mesin pengering, jangan lupa untuk menggunakan suhu panas.

Pilihan lain adalah menggantung dan menggantungnya di bawah sinar matahari. Sinar UV matahari dapat membantu membunuh kuman yang masih melekat pada kain topeng.

4. Simpan dan gunakan topeng jika perlu

Setelah kering, jangan lupa untuk menyimpannya di lemari. Jika sewaktu-waktu ingin mengenakan topeng, jangan lupa membersihkan tangan Anda untuk mengurangi menempelnya bakteri atau virus pada topeng. Tidak lain dari mencuci tangan selama 20 detik menggunakan air mengalir dan sabun.

Posnya Gampang kok! Inilah Cara Membuat dan Mencuci Topeng Kain Anda Sendiri muncul pertama kali di Hello Sehat.

Scroll to top