sewa ambulance

Tingkatkan

Jamur Cordyceps Militaris Bantu Tingkatkan Daya Tahan Tubuh

Banyak orang mencari cara untuk memperkuat daya tahan tubuh, terutama di tengah pandemi COVID-19. Ada beberapa bahan tradisional yang menjadi pilihan favorit orang Indonesia, seperti jahe, daun kelor, jintan hitam, Curcuma, atau meniran. Salah satu suplemen tradisional yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh adalah jamur Cordyceps.

Bagaimana cara kerja jamur Cordyceps dalam memerangi penyakit dan memperkuat kekebalan tubuh?

Kenali senyawa aktif dan sistem kerja jamur Cordyceps dalam memerangi infeksi

Jamur Cordyceps meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Cordyceps (liar) adalah jamur parasit dari beberapa jenis serangga. Jamur biasanya menggunakan sisa makanan pada tubuh serangga.

Jamur Cordyceps digunakan sebagai obat tradisional di Asia Timur, karena khasiatnya yang membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Cordyceps militaris juga digunakan untuk mengobati kanker, kejang tonik, dan penyakit lainnya.

Ada beberapa senyawa aktif yang ditemukan dalam jamur Cordyceps.

  • Polisakarida
  • Adenosin
  • Cordycepin
  • Asam amino
  • Asam lemak

Senyawa aktifnya adalah antioksidan, antiinflamasi, dan antioksidan. Dari berbagai penelitian di dalam dan luar negeri, jamur Cordyceps ini diduga mampu membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan menangkal virus.

Adenosine dan cordycepin pada jamur ini memiliki struktur yang mirip dengan obat virus Galidesivir. Obat ini adalah terapi untuk 20 jenis virus RNA, seperti filovirus, togavirus, arenavirus, virus corona, dan lainnya dalam tes laboratorium. Meskipun, obat ini masih memerlukan uji klinis lebih lanjut untuk menentukan efeknya pada manusia.

Selain itu, senyawa adenosin dalam jamur Cordyceps juga memiliki sifat sebagai vasodilator dalam tubuh. Vasodilator adalah obat yang dapat melebarkan pembuluh darah, dan mencegah penyempitan pembuluh darah dan arteri.

Senyawa aktif ini memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas tubuh. Pelajari lebih lanjut, ketahui manfaatnya dan bagaimana jamur Cordyceps bekerja dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan menangkal penyakit.

1. Meningkatkan daya tahan

sistem imun

Sistem kekebalan tubuh dapat didukung melalui suplemen Cordyceps militaris. Beberapa penelitian seperti dari jurnal Polimer Karbohidrat pada tahun 2014 oleh Jong Seok Lee dan timnya, kata polisakarida dari jamur Cordyceps membantu melindungi sel-sel tubuh dari infeksi virus dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Selanjutnya, Berdasarkan penelitian dari jurnal yang sama pada tahun 2007 dikatakan, Jamur Cordyceps dikembangkan dalam kecambah kedelai mendukung fungsi imunoregulator atau mengatur sistem kekebalan tubuh. Lebih lanjut disebutkan, jamur mampu memperbaiki jaringan yang rusak di paru-paru. Ini membawa keuntungan untuk memperkuat daya tahan tubuh ketika terserang infeksi virus.

Polisakarida jamur Cordyceps memiliki sifat antioksidan. Antioksidan dalam jamur dapat merangsang kerja makrofag, sebagai salah satu jenis sel darah putih yang bertugas memerangi infeksi virus. Dengan begitu, jamur Cordyceps dapat mengobati kesehatan paru-paru.

2. Menangkal peradangan

proses inflamasi

Jamur Cordyceps juga memiliki manfaat untuk menghambat reaksi berlebihan terhadap sistem kekebalan tubuh tubuh ketika diserang oleh virus, berkat sifat anti-inflamasi atau anti-inflamasi. Virus tertentu yang masuk dapat membuat sistem kekebalan tubuh bereaksi berlebihan karena produksi sitokin yang tinggi, menyebabkan peradangan.

Disebutkan dalam Jurnal Analisis Makanan dan Obat-obatan, Jamur Cordyceps dapat menghambat aktivitas sitokin yang menyebabkan peradangan. Dengan begitu, melalui jamur Cordyceps, tubuh mendapat bantuan untuk mencegah infeksi virus, dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

3. Mencegah infeksi virus

Novel coronavirus menyebabkan pneumonia

Senyawa Cordycepin dalam jamur Cordyceps termasuk suplemen herbal yang antivirus, sehingga membantu menangkal infeksi virus. Menurut Yechiel Backer, dalam bukunya yang berjudul Agen Antiviral dari Sumber Alamicordycepin yang diproduksi oleh jamur berkhasiat sebagai antivirus.

Konten tersebut berfungsi untuk menghambat perkembangan virus, seperti rhinovirus, poliovirus, sendai virus dan Newcastle Disease Virus. Dalam penelitian lain, cordycepin dapat digunakan dalam pengobatan gangguan sistem pernapasan, seperti virus parainfluenza.

Tidak mengesampingkan kemungkinan bahwa sifat-sifat jamur Cordyceps dapat dipertimbangkan untuk membantu mencegah penyakit dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Jamur Cordyceps, langkah tradisional untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Jamur Cordyceps meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Meskipun masih ada kebutuhan untuk penelitian lebih lanjut dan uji klinis, jamur Cordyceps militaris memiliki potensi yang baik untuk membantu menangkal berbagai virus. Dari sifat-sifat yang telah disebutkan, senyawa aktif dalam jamur juga berperan tingkatkan sistem pertahanan tubuh dan mencegah infeksi virus, terutama untuk merawat kesehatan sistem pernapasan.

Cordyceps sebagai suplemen tradisional juga baik dikonsumsi untuk menjaga kekebalan tubuh, terutama di tengah pandemi COVID-19 saat ini. Keefektifan jamur ini telah dijelaskan dalam beberapa penelitian karena jamur Cordyceps diklasifikasikan sebagai suplemen berbasis alami, sehingga dapat dikonsumsi dalam jangka panjang.

Berita baiknya adalah jamur cordyceps sekarang dapat dikembangbiakkan di Indonesia melalui teknologi kultur jaringan, yang merupakan metode pemuliaan alami dengan mengisolasi bagian-bagian dari jamur dan tumbuh dalam media terkondisi yang steril.

Keuntungan dari metode ini adalah bahwa waktu pengembangbiakan lebih singkat, hanya 2 bulan, bahan aktifnya berkhasiat, dipelihara dan stabil untuk semua tanaman, bebas dari kontaminasi (logam berat dan zat berbahaya lainnya) dan harga jamur menjadi lebih terjangkau.

Pos Cordyceps Militaris Mushroom Membantu Meningkatkan Daya Tahan muncul pertama di Hello Healthy.

Scroll to top